Jumat, 10 Agustus 2007

Penyakitnya Sama


Seorang calon pengantin wanita yang tinggal di suatu daerah di pinggiran kota Pariaman ingin sekali memper-lihatkan kamar pengantin yang baru dihiasnya kepada para tetangganya.
Supaya maksud tersebut tercapai, ia sengaja pura-pura sakit agar dikunjungi para tetangganya. Seorang tetangga wanita yang kebetulan suaminya baru pulang dari rantau ingin pula memperlihatkan perhiasan yang baru dibelikan suaminya kepada tetangganya. Maka, kesempatan pertama adalah mengunjungi calon pengantin yang sedang sakit itu. Ketika tangan wanita itu memengang dahinya terdengar bunyi-bunyian gelang yang saling beradu bagaikan bunyi uang logam, lalu ia berkata:
“Wah, rupanya calon anak daro sedang sakit, apa penyakitnya, Piak!
Ditanya seperti itu ia hanya terpesona sambil, menatap gelang, cincin, dan kalung yang dipakai tetangganya itu, barulah ia menjawab:
“Nampaknya penyakit kita sama, Ni

Tidak ada komentar: