Minggu, 12 Agustus 2007

Saya bukan wanita

Ada kebiasaan di sebagian kalangan remaja Minang, yaitu sehabis syahur suka beramai-ramai menuju pantai menyongsong terbitnya sang fajar.
Seorang remaja bertubuh langsing sengaja mencegat kakaknya yang baru saja selesai sembahyang subuh.
“Kak, biar saya bawakan kain telekungnya (mukena).”
“Wah, baik sekali, kamu. Kebetulan kakak mau singgah ke tempat kawan”
Tak berapa lama pria remaja itu menghilang di tengah remang-remang pagi yang masih gelap. Diam-diam ia menyelinap ke dalam rombongan gadis-gadis yang sedang menuju pantai. Namun, ketika ia berada diantara tiga gadis yang masih mengenakan kain telekung, terdengar suara mereka seperti sedang berbisik-bisik.
“Kita dapat satu, nih.”
Lalu mereka memegang bagian-bagian tubuh remaja itu.
“Tolong lepaskan,Bang. Saya bukan wanita, Bang!”

Tidak ada komentar: