Sabtu, 18 Agustus 2007

Cara baik Bung Hatta

Pada suatu hari, seorang pegawai pergi berlebaran menemui atasannya. Karena atasannya sedang keluar rumah ia ditemani oleh istri dan anak gadisnya.
“Kamu tidak pulang ke Jawa, Joko?”. Tanya istri bosnya.
“Tidak, buk. Saya baru saja pulang bulan lalu. Rasanya kalau pulang lagi hanya pemborosan saja.”
“Bagus, Nak. Bapaknya anak-anak juga selalu mengajarkan hidup hemat, disiplin, dan sederhana.”.
“Bapak itu pengagum Bung Hatta, ya Buk?”
“Ya. Kamu juga tahu kan bagaimana pergaulan Bapak sehari-hari di kantor?”
“Ya, betul. Tapi, ada satu hal yang tampaknya sulit dilakukan Bapak.”
“Apa itu, Nak?”
“Nampaknya Bapak belum berminat mengambil menantu orang Jawa.”
“Eh, siapa bilang. Bapak malah sering menyebut-nyebut nama Joko, rupanya kamu orangnya, ya.”
“Benar, Buk”. Ia tampak malu-malu.

Tidak ada komentar: