Seorang pemuda kampung duduk di bangku lapau emaknya. Kadang ia suka menghayal, bahkan sering ketiduran sambil mimpi indah.
Suatu hari ia diminta untuk mengobati penyakit seseorang. Dengan kepandaiannya ia mau menolong asalkan jika sembuh nanti ia dinikahkan dengan anaknya yang tercantik di kampung itu.
Penyakit orang itupun dapat disembuhkan. Ia dinikahkan dengan anaknya.
Pada malam pengatin itu, istrinya segera mengajak masuk kamar. Tetapi, karena ia suka berkawan ia merasa segan jika meninggalkan kawan-kawannya yang sedang bermain domino..
Tiba-tiba hujan turun. Dari jauh terdengar suara emaknya memanggil.
“Yuang, yuang..!, orang mau belanja, tu. Bangun.”. Ia pun terbangun.
Selama beberapa menit ia hanya termenung saja seperti menyesali sesuatu.
“He!, mengapa kau melamun terus.” Tanya ibunya kesal.
“Seandainya tadi aku penuhi dulu ajakan istriku aku tak menyesal, meskipun diguyur dengan air oleh Amak.”
Jumat, 17 Agustus 2007
Mimpi seorang bujangan
Diposting oleh
Sumatra.infocity@gmail.com
Hari
Jumat, Agustus 17, 2007
Label: CERMIN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar