Sabtu, 18 Agustus 2007

Balada seorang balon walikota

Suasana pemilihan bakal calon walikota kali ini begitu semarak, mengingat olone perekrutannya tidak terlalu ketat lagi. Koran-koran daerah setiap hari memuat foto-foto dan komentar baik dari balon walikota maupun dari para pendukungnya.
Lookman Yasser panggilan akrabnya Pak. Looser adalah salah seorang balon walikota yang turut mencalonkan pada pemilihan itu.
Sebagai ketua sekaligus pendiri yayasan yang kegiatannya tidak jelas itu, ia berhasil membuat sebuah proposal program kerja yang akan disampaikan kepada para anggota dewan.
Penetapan calon diumumkan 2 minggu lagi, karenanya ia mulai sibuk membagi-bagi tugas bersama sopir pribadinya yang merupakan salah seorang pengurus yayasan tersebut.
Setiap hari, dari pagi sampai larut malam tak henti-hentinya ia menemui tokoh-tokoh masyarakat, termasuk para anggota dewan. Sementara, supirnya bertugas mengantarkan surat-surat penting dan membagi-bagikan amplop termasuk untuk para wartawan. Untuk mendanai semua kegiatan ini ia terpaksa menjual 1 rumah mewah dan 2 buah kendaraan milik pribadinya.
Saatnya pengumuman penetapan calon telah tiba. Ia terkejut karena namanya tak tercantum. Rasa ingin marah, kesal, kecewa, dan rasa malu semuanya bercampur dalam dadanya hingga ia sesak nafas dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
“Ayah…, bangun Yaah!”, jerit istrinya histeris.

Tidak ada komentar: